0 Tip Cara Berkomunikasi Yang Baik Dengan Atasan

[0 Comment]

Bokir"N"Malih - Suka atau tidak, bos adalah orang yang memiliki kekuasaan terhadap karyawan. Sebagai konsekuensinya, Anda sebagai karyawan harus menjaga sikap dan perilaku di hadapannya. Karena itulah, banyak ahli memberikan tip cara berkomunikasi yang baik dengan atasan.

Dalam suatu kesempatan, tentu kita pernah menyesali satu atau dua kalimat yang pernah kita ucapkan kepada atasan. Saat berkarier, sangat mungkin kalimat "bodoh" tersebut menjadi bahan penilaian yang sebenarnya dapat menghambat kinerja Anda.

Berikut beberapa kalimat yang patut dihindari saat bercakap santai kepada atasan yang dinukil dari Askmen.

1. Menarik napas panjang (tanda mengeluh).

2. "Saya tidak dibayar cukup tinggi untuk pekerjaan ini."

3. "Tadi malam saya benar-benar remuk (lelah)."

4. "Kita harus terhubung lewat Facebook."

5. "Tindakan tersebut sangat bodoh."

6. "Bisakah saya menyelesaikan tugas ini lebih awal?"

7. "Tugas ini tidak termasuk dalam deskripsi kerja saya."

8. "Tugas itu bukan masalah saya."

9. "Itukah yang terbaik yang mereka dapat lakukan, huh?."

10. "Itu hal yang tidak mungkin. Tidak mungkin terlaksana."
Read More »

0 Tips Membangun Krisis Percaya Diri

[0 Comment]


Bokir"N"Malih - Adakalanya hidup mengarahkan Anda pada sebuah kondisi yang tidak menguntungkan. Namun untuk tetap bertahan, hadapi situasi tersebut dengan cara ini.

Siapa bilang hanya pria yang harus memiliki “power” lebih untuk menghadapi krisis hidup? Wanita pun butuh kekuatan lebih agar tidak dilanda stres.

Nah, agar lebih optimis menghadapi masa depan yang cerah, lakukan beberapa langkah ini, seperti ditulis Idiva.

Merawat diri

Regenerasi kulit akan terus berjalan seiring perjalanan usia. Kehadiran keriput biasanya menghadirkan ketidakpercayaan diri bagi wanita.

Untuk menghadapinya Anda dapat melakukan berbagai perawatan yang membuat hidup Anda berubah dan memantikkan rasa percaya diri bagi Anda. Semakin Anda menikmati hidup, maka hambatan pun justru menjadi sebuah peluang.

Menikmati hobi

Menghadapi kehidupan yang pasang dan surut memang perlu dibarengi dengan aktivitas menyenangkan diri sendiri. Salah satu hal yang bisa dilakukan ialah menuangkan hobi yang membuat Anda merasa baik.

"Wanita yang menghadapi krisis di dalam hidupnya dengan sikap positif akan membuatnya cepat pulih kepada keadaan semula," papar psikiater Sujata Sharma.

Karenanya, memiliki keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik dapat menggugah mood semakin baik.

Bersedia mengambil risiko

Untuk selalu menghidupkan perjalanan kehidupan jangan pernah melepaskan antusiasme Anda. Berikrarlah untuk selalu berani mengambil risiko.

Biasanya stres akan menghampiri ketika wanita memasuki usia 40, di mana kehadiran suami dan anak-anak dianggap kian memperumit hidup. Nah, inilah saatnya untuk menata kembali hidup Anda menjadi lebih kreatif dan tidak mengabaikan diri sendiri.
Read More »

0 Pertanyaan Yang Harus Dihindari Dalam Interview

[0 Comment]

Bokir"N"Malih - Wawancara untuk pekerjaan bisa mengundang rasa cemas. Dari mengumpulkan fakta tentang perusahaan hingga menyusun jawaban dan pertanyaan selama wawancara, Anda tentu butuh persiapan matang.

Ketika wawancara, penting untuk diingat bahwa pertanyaan yang Anda ajukan sama bermaknanya dengan pertanyaan yang mereka ajukan kepada Anda. Ada beberapa pertanyaan yang sebaiknya dihindari selama wawancara kerja, seperti dilansir Shine.

Apakah saya harus bekerja lembur?

Bila bertanya soal kerja lembur, Anda tampak tidak tertarik untuk bekerja pada jam-jam tambahan. Akan lebih baik jika Anda menanyakan kapan biasanya jam kerja ekstra dibutuhkan perusahaan. Anda juga bisa bertanya soal beban dan jam kerja setiap hari, tanpa terlihat tidak fleksibel.

Apakah mungkin saya bekerja secara telecommute?

Jika pihak perusahaan belum menyebutkan tentang telecommuting (bekerja dari rumah dengan komputer tersambung ke kantor) dalam deskripsi pekerjaan atau percakapan sebelumnya, pertanyaan ini akan membuat Anda seperti pemalas. Plus, jika Anda sudah meminta tunjangan besar selama proses wawancara, pewawancara akan menganggap Anda terlalu banyak menuntut. Jika Anda harus telecommute, sebisa mungkin untuk menanyakan hal tersebut belakangan.

Apakah perusahaan menyediakan cuti yang cukup untuk karyawan?

Anda bahkan belum benar-benar diterima bekerja di perusahaan tersebut, jadi sebaiknya tidak menanyakan tentang cuti. Tunggu sampai Anda mendapatkan tawaran pekerjaan, maka Anda akan dapat mengajukan semua pertanyaan, termasuk hari libur dan waktu istirahat.

Berapa lama sampai saya mendapatkan kenaikan gaji?

Membawa topik kompensasi atau penghasilan masa depan sebaiknya dihindari selama wawancara, terutama tahap awal. Waktu yang tepat untuk mendiskusikan atau menegosiasikan gaji Anda atau kenaikannya di masa mendatang adalah saat Anda telah ditawari posisi.
Read More »

0 Tips Mengatasi Atasan Menyebalkan Di Tempat Kerja

[0 Comment]

Bokir"N"Malih - Banyak yang bilang saat karier bagus ternyata hubungan pribadi justru memburuk, begitu juga sebaliknya. Tenang, Anda tidak sendiri.
Sebuah studi yang dilakukan di Baylor University’s Hanmaker School of Business,
Texas, menemukan bahwa karyawan yang memiliki atasan menyebalkan kebanyakan memiliki jalinan cinta yang buruk.

Namun seperti yang disitat Cosmopolitan, berita baiknya ialah atasan bukan alasan sebenarnya hubungan tersebut buruk, melainkan stres yang diakibatkan oleh atasan.
Sebenarnya, banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi atasan menyebalkan (selain mengundurkan diri), dalam arti banyak cara bagi Anda untuk mengatasi stres.
Setidaknya, agar energi dan pikiran Anda tidak melulu berkutat pada pekerjaan hingga membuat Anda ingin teriak sekencang-kencangnya di telinga atasan.

- Buat daftar pekerjaan begitu bangun di pagi hari. Dengan begitu, Anda tak lagi menunda pekerjaan dan mengkhawatirkan pekerjaan setelah jam kerja usai.

- Manfaatkan jam istirahat dengan bercakap-cakap dengan rekan kerja ketimbang pergi sendiri. Minum kopi juga akan membantu menurunkan tingkat stres, loh.

- Cium pasangan setiap ada waktu. Psikolog menemukan bahwa kontak fisik sekecil apapun dengan pasangan dapat menurunkan tekanan darah dan membuat Anda merasa lebih tenang.

Selamat mencoba!
Read More »

0 Tipikal Karyawan Teladan

[0 Comment]

Bokit"N"Malih Ingin menjadi karyawan terbaik di kantor? Kuncinya tidak hanya melakukan segala pekerjaan yang menjadi tanggung jawab harian dengan baik, juga memerhatikan beberapa poin lainnya.

Banyak dari para pekerja melakukan rutinitas pekerjaan sekadar untuk menafkahi hidup. Dengan passion tersebut, pekerjaan serasa menjadi sebuah keharusan yang dilakoni.

Pemenuhan waktu juga hanya memenuhi jam kerja yang diberlakukan. Tak ubahnya robot, tubuh Anda dipaksa bekerja dari jam yang telah ditentukan tanpa dibarengi dengan gairah.

Padahal, jika bekerja dengan hati dan tak hanya berfokus memenuhi kebutuhan hidup, Anda dapat mengembangkan berbagai keterampilan dari profesi yang Anda tekuni. Bonusnya, predikat sebagai karyawan terbaik pun menghampiri. Tertarik? Ehow memberi triknya berikut ini.

Berkata jujur

Dalam melakukan apapun, lakukan segalanya di atas label kejujuran. Jika Anda membuat kesalahan, jangan ragu untuk mengakui kemudian memerbaikinya. Membiasakan bersikap jujur adalah salah satu nikmat terbesar yang dapat Anda lakukan baik untuk diri sendiri maupun keberlangsungan kareir Anda.

Tepat waktu


Menghargai pekerjaan juga atasan Anda dapat dilakukan dengan hadir tepat waktu. Ketepatan waktu menjadi bentuk konsistensi kepada atasan bahwa Anda bersungguh-sungguh menjalani pekerjaan tersebut.

Jaga kerapian ruang kerja

Jangan biarkan meja kerja berantakan ketika Anda meninggalkannya. Sebaliknya, dengan menjaga kerapian meja kerja, Anda membuktikan diri seorang pekerja yang patut diperhitungkan.

Ikuti kebijakan kantor

Jika Anda berpikir bahwa ada aturan yang tidak adil terhadap Anda, maka gunakan saluran yang tepat untuk mengubahnya. Sementara itu, ikutilah semua aturan yang diberlakukan di tempat kerja Anda.

Bekerja keras

Hal ini mungkin terdengar klise. Namun dengan bekerja tekun dan giat, tempat kerja akan menghargai jerih payah Anda.


Bersikap sopan


Ingatlah apa yang diajarkan orangtua terhadap Anda untuk selalu bersikap sopan dan ramah. Karenanya, jalankan sikap tersebut ketika Anda berada di tempat kerja. Hal tersebut merupakan keunggulan dari kriteria karyawan yang baik.
Read More »

0 Alasan Penderita Epilepsi Tak Diterima Kerja

[0 Comment]


Bokir"N"Malih - Meski menderita epilepsi, tanggung jawab terhadap keluarga harus tetap dilakukan. Sadar akan hal itu, penderita kerap berbohong memiliki masalah tersebut agar bisa diterima bekerja.

Yang sering terjadi, penderita yakin tak akan lolos wawancara kerja bila jujur memiliki penyakit epilepsi.

"Ada dua alasan yang membuat penderita hampir yakin tak diterima. Pertama, rekan kerja, kedua kebijaksanaan perusahaan," kata dr Lyna Soertidewi, SpS (K) M Epid dari Departemen Ilmu Penyakit Syaraf UI pada seminar media "Mari Hapus Stigma Negatif Epilepsi" di Candi Prambanan, Hotel Sahid Jaya, Jakarta, belum lama ini.

Menurutnya, penderita yakin rekan kerjanya tidak bisa menerima keadaan ketika kejang (bangkitan) terjadi. Mitos busa yang keluar dari mulut penderita karena tingkat keparahan penyakit tinggi membuat rekan kerja takut tertular.

"Sedangkan asuransi kesehatan berdasar kebijaksanaan perusahaan akan sulit untuk bisa menanggung obat epilepsi yang harganya mahal dan harus diminum seumur hidup. Tentunya pewawancara akan berpikir dua kali sebelum menerima penderita," tutupnya.
Read More »